Moto GP

Ambisi Ducati Bersaing Ketat Dengan Repsol Honda Di Sirkuit Trek Lurus

Selama ini, motor balap buatan Ducati dengan sebutan Desmosedici memang dikenal sebagai motor yang mampu melaju cepat di sirkuit trek lurus. Namun, menurut Paolo Ciabatti yang bertindak sebagai Direktur Olahraga Ducati menyatakan bahwa pabrikan lain mulai mampu menyaingi kecepatan Desmosedici, khususnya motor balap buatan Repsol Honda. Oleh sebab itu, bisa terlihat bahwa Ducati sudah mulai tidak bisa mengambil keuntungan ketika balapan dilakukan di sirkuit yang banyak menawarkan trek lurus. Apalagi, saat ini, aturan yang ditetapkan oleh MotoGP juga semakin ketat, sehingga pihak Ducati mengeluhkan bahwa mereka seakan dibatasi ketika ingin melakukan pengembangan motor dan tentu saja hal-hal seperti itu membuat Ducati merasa dirugikan.

Meskipun mengeluhkan aturan main yang terasa merugikan mereka, namun Ducati tetap berusaha untuk dapat menemukan terobosan baru sehingga motor balap yang mereka ciptakan akan mampu menunjukkan performa yang lebih baik. Hal tersebut masih diungkapkan oleh Ciabatti yang menyatakan bahwa ada beberapa aspek lain yang masih dapat dikembangkan sehingga performa motor jadi semakin gahar di atas lintasan.

Dikutip dari Speedweek, Selasa (28/5/2019), Ciabatti menegaskan bahwa Ducati akan berusaha untuk selalu membawa beragam hal baru ke MotoGP, jadi meskipun dibatasi aturan main, khususnya yang berkaitan dengan mesin, namun menurut Ciabatti masih ada bagian-bagian lain yang dapat ditingkatkan untuk perkembangan performa motor balap Ducati.

Sementara itu, Davide Tardozzi yang bertindak sebagai Manajer Mission Winnow Ducati, menyatakan bahwa timnya sangat berambisi untuk bisa bersaing ketat dan tentunya ingin mengalahkan Repsol Honda khususnya salah satu rider andalan Honda, Marc Marquez pada balapan seri keenam musim ini yang akan digelar di Italia, tepatnya sirkuit Mugello, akhir pekan nanti.

Seperti diketahui, sejak dua musim belakangan ini, persaingan ketat antara rider Repsol Honda berjuluk Baby Alien, Marc Marquez dengan salah satu rider andalan Ducati, Andrea Dovizioso memang cukup ketat, sayangnya, hingga kini, Dovizioso masih belum dapat mengalahkan Marquez. Meskipun demikian, dilansir dari laman Paddock GP, Selasa (28/5/2019) Tardozzi mengungkapkan rasa optimisnya untuk bisa mengalahkan Marc di sirkuit Mugello dan Catalunya yang ada di kota Barcelona, Spanyol.

Pernyataan serupa juga sebelumnya pernah diungkapkan oleh Andrea Dovizioso, rider asal Italia itu mengaku bahwa dirinya saat ini cukup optimis mampu meraih hasil terbaik pada dua balapan selanjutnya yang berlangsung di Italia dan Barcelona. Menurut Dovizioso, rasa optimisnya itu berkaitan dengan karakter sirkuit Mugello dan Catalunya yang dirasanya cukup ramah dengan motor Ducati. Selain itu Dovizioso juga menegaskan bahwa masih cukup banyak poin yang bisa dikumpulkan selama musim balapan berlangsung, jadi ia mengaku bahwa dirinya tidak terlalu mengkhawatirkan mengenai permasalahan yang sedang dihadapi Ducati terkait perkembangan motor, sebab ia yakin bahwa timnya tersebut akan segera menemukan solusi terbaik.